Halodunia.net Optimalisasi PPKM anggota Bhabinkamtibmas jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mengikuti Pelatihan Aplikasi Bersama Lawan Covid (BLC), Jumat (19/2/2021) Aula Polresta Tangerang.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

“Untuk kegiatan hari ini, diikuti oleh para Kanit Binmas dan para Bhabinkamtibmas dari Rayon 3 yakni dari Polsek Pasar Kemis, Polsek Rajeg, dan Polsek Mauk,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Wahyu menekankan agar para Bhabinkamtibmas lebih aktif dan meningkatkan pelaporan kegiatan melalui aplikasi BLC. Paling sedikit, kata Wahyu, dalam satu hari ada 50 kegiatan yang dilaksanakan dan yang dilaporkan.

Terkait optimalisasi PPKM Berbasis Mikro, Wahyu mengintruksikan agar para Bhabinkamtibmas mengedepankan kegiatan bersama 3 Pilar. Selain itu, koordinasi dengan puskesmas setempat harus intensif agar bisa maksimal dalam menerapkan 3T yaitu testing, tracing, dan treatment.

“Apabila ditemukan masyarakat yang dites antigen dan hasilnya positif, agar segera diisolasi mandiri di rumah minimal 10 hari,” ujar Wahyu.

Wahyu juga meminta pengawasan dan penegakan disiplin protokol kesehatan ditingkatkan. Pengawasan, kata Wahyu, terutama untuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri agar jangan sampai keluar rumah.

Wahyu kemudian menekankan pentingnya data pasien dan data sasaran di Posko PPKM Berbasis Mikro. Tugas utama anggota Posko PPKM Berbasis Mikro, ujar Wahyu, adalah mengurangi agar tidak ada orang lain yang tertular.

“Tugas utama dari petugas Posko PPKM Mikro adalah untuk mengurangi agar tidak ada orang yang tertular kembali. Atensi ini dilaksanakan sebaik mungkin,” tandasnya.