Halodunia.net – Presiden Jokowi meresmikan pembangunan Jembatan Teluk Kendari pada (22/10) di Kota Kendari , Provinsi Sulawesi Tenggara. Jembatan tersebut dibangun selama 5 tahun, dari tahun 2015 sampai tahun 2020, dengan panjang 1.349 meter atau 1,34 kilometer.

Pembangunan jembatan tersebut menghabiskan biaya dengan total Rp. 804 miliar. Jembatan tersebut dibangun dengan tujuan pengembangan kawasan Konawe dan Pelabuhan Bungkutoko yang akan dikembangkan sebagai kawasan industri Kendari New Port.

” Bahwa infrastruktur yang kita bangun, apakah itu jembatan, jalan tol, bandara, maupun pelabuhan harus memiliki nilai tambah, yakni terintegrasi dengan kawasan – kawasan pertanian “, ucap Presiden Jokowi.

Dengan demikian, daya saing akan semakin meningkat, sehingga Provinsi Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari menjadi semakin menarik untuk pengembangan usaha – usaha baru di wilayah Kota Kendari.

Baca Juga: Deklarasi Jogo Suroboyo Damai Bersama Walikota dan Forkopimda