Jenderal Kelahiran Surabaya, Irjen Pol Nico Afinta mendapat promosi menjadi Kapolda Jatim. Ia menggantikan Irjen Pol Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/3222/XI/KEP./2020 tanggal 16 November 2020.

Adapun Fadil akan menduduki posisi baru sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana yang dicopot dari jabatannya karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang wajar di kepolisian. “Iya, mutasi jabatan adalah kebutuhan organisasi dan penyegaran personel untuk meningkatkan sumber daya manusia dan peningkatan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Trunoyudo, dikutip dari Antara, Senin (16/11/2020).

Irjen Pol Nico Afinta sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Selatan sejak Mei 2020.Nico Afinta merupakan seorang perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman dalam bidang reserse.

Pria kelahiran 30 April 1971 asal Surabaya ini juga merupakan lulusan Akpol tahun 1992 dan sempat menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Politik Kapolri.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan. Pencopotan itu tertuang dalam surat telegram Kapolri tertanggal 16 November 2020.

Dalam telegram itu, Nana akan menduduki jabatan baru, yaitu Koorsahli Kapolri. Jabatan Nana selaku Kapolda Metro Jaya akan diemban oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil Imran. Sementara itu, Rudy dimutasi menjadi Widyaiswara Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Posisi Kapolda Jabar akan diisi oleh Irjen Ahmad Dofiri.