SURYA.co.id – Sejumlah fakta baru bermunculan sebagai dampak kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten atau UMK Surabaya 2020 dan seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Timur

Salah satunya adalah Serikat pekerja di Jawa Timur akan menggelar unjuk rasa pada Selasa (19/11/2019) di Surabaya

Mereka akan mengajukan sejumlah tuntutan terkait kenaikan UMK Surabaya 2020 dan seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Timur

Dirangkum SURYA.co.id, berikut beberapa fakta baru sebagai dampak kenaikan UMK Surabaya 2020 dan seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Timur

1. Serikat Pekerja minta UMP 2020 dicabut

Serikat pekerja di Jawa Timur akan menggelar unjuk rasa pada Selasa (19/11/2019) di Surabaya.

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menyampaikan aksi ini akan diikuti ribuan masa elemen tersebut.

”Kami akan memusatkan aksi kami di sejumlah lembaga pemerintahan, mulai dari Kantor Pemrov Jatim dan DPRD Jatim,” kata Sekjen FSPMI Jatim, Jazuli kepada jurnalis ketika ditemui di Surabaya, (17/11/2019).

Adapun sejumlah tuntutan yang akan disampaikan pihaknya di antaranya meminta pemerintah provinsi untuk mencabut Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 yang baru saja ditetapkan pada akhir Oktober lalu.

UMP Jatim naik 8,51 persen dari Rp 1.630.059,05 pada 2019 menjadi Rp 1.768.777 pada 2020 mendatang.



Baca Juga berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

Sumber : surabaya.tribunnews.com.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here