Halodunia – Di tengah mati surinya dunia perfilman Indonesia akibat pandemi covid-19, kabar baik hadir melalui film Satria Dewa Gatotkaca. Setelah beberapa waktu lalu secara resmi merilis video teaser berdurasi 6 menit, film ini bukan hanya menarik perhatian media masyarakat Indonesia. Media internasional Variety.com pun tertarik dengan membuat artikel tentang film ini.

Mendapatkan perhatian dari media luar negeri, Eksekutif Produser Satria Dewa Studio Rene Ishak mengaku bahagia “Sebagai warga bangsa Indonesia, tidak ada yang lebih membahagiakan saya melihat Pahlawan Indonesia diterima di panggung Internasional dan membawa kebanggaan bagi bangsa. Kami berharap dengan daya tarik cerita, karakter, dan jagad Satria Dewa pahlawan kita, tidak hanya akan menarik penonton Indonesia tetapi juga penonton internasional,” ungkapnya.

Dalam artikel berjudul “Indonesian Film Franchise ‘Satria Dewa’ Begins Shooting Under Strict Protocols” di Variety.com mengangkat proses syuting film Satria Dewa Gatotkaca di tengah pandemi ini berlangsung. Selain itu, Variety.com juga mengungkap besarnya biaya yang dihabiskan untuk produksi film garapan Hanung Bramantyo ini.

Rene Ishak kepada variety.com mengungkapkan, untuk film Indonesia, film Satria Dewa Gatotkaca memiliki biaya produksi dan marketing yang sangat besar hingga US$ 5 juta. Film ini juga diperankan oleh Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman, yang sudah bermain di film Hollywood, John Wick 3 dan Star Wars: Episode VII – The Force Awakens. selain itu, aktor muda berbakat, Rizky Nazar terpilih menjadi pemeran utama dalam film Satria Dewa Gatotkaca. (OL-12)