TNI-Polri Bangun Pos di Wilayah Tembagapura Untuk Cegah Kembalinya KKB

0
188
TIMIKA, PAPUA. Selasa (21/11/2017).  Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Boy Rafli Amar menjelaskan untuk mencegah kembalinya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ke perkampungan Distrik Tembagapura, Mimika maka akan segera dibangun pos satgas terpadu di Banti dan sekitarnya.
“Kami sedang menyiapkan lokasi untuk pos pengamanan satgas terpadu di sana,” kata Kapolda Papua di Timika, Selasa (21/11).
Kapolda Papua tidak menampik kemungkinan jika KKB ingin kembali menguasai wilayah Kampung Kimbely, Banti dan Utikini.
Sementara itu, dalam kesempatan bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, Kapolda Papua mengatakan bahwa jajarannya terus berkoordinasi dengan PT. Freeport Indonesia agar bisa membantu membangun pos pengamanan terpadu TNI-Polri di wilayah Kampung Kimbely, Banti dan Utikini.
Sampai saat ini, aparat TNI-Polri masih disiagakan di Kampung Kimbely, Banti dan Utikini untuk menjaga dan mengamankan wilayah itu dari kemungkinan masuknya kembali KKB di daerah itu.
Pangdam XII/Cenderawasih dan kapolda Papua sepakat bahwa sebaiknya KKB yang selama ini melakuakn aksi teror penembakan di wilayah Tembagapura agar menyerahkan diri kepada aparat keamanan.
Sementara itu, Pangdam XVII/cenderawasih menjelaskan bahwa satgas terpadu TNI-Polri telah melaksanakan misi kemanusiaan dalam mengevakuasi warga dari Kampung Kimbely, Banti serta perkampungan sekitarnya ke Timika setelah selama lebih dari tiga pekan dikuasai KKB, meskipun medan yang dihadapi begitu sulit.
Diinformasikan, pada Jum’at (17/11) sebanyak 344 warga telah dievakuasi dari beberapa kampung sekitar Tembagapura menuju ke Timika. Sedangkan pada Senin (20/11), sebanyak 804 warga dari Kampung Kimbely, Banti dan Opitawak kembali berhasil dievakuasi ke Timika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here