Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan lesbian terjaring dalam razia itu.

Pantauan detikcom, ketika tim gabungan melakukan razia di salah satu hotel dan kafe di Jalan RE Martadinata, Ilir Timur II, Kota Palembang, sejumlah pengunjung tampak panik dan berusaha menghindari petugas. Razia gabungan penyakit masyarakat dilakukan untuk menindaklajuti praktik-praktik prostitusi.

“Dari hasil razia yang terbagi dua tim didapati 20 orang tanpa identitas dan sembilan pasang terjaring di tempat penginapan atau kos-kosan. Pasangan ini diduga melakukan perbuatan asusila, bahkan mirisnya ada satu pasangan kita duga merupakan pasangan lesbian,” Kabid Bidang Penindakkan Perundang-undangan Daerah Kota Palembang, Dedi Harapan, di Jalan RE Martadinata, Ilir Timur II, Kota Palembang, Selasa (21/11/2017Dedi menjelaskan, kesembilan pasangan yang terjaring razia mayoritas berusia remaja. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan 150 botol minuman keras berbagai merk yang turut diangkut ke kantor Satpol PP di Simpang Angkatan 66 Palembang.

“Mayoritas berusia muda yang diduga mahasiswa dan pelajar. Rencananya besok pagi pukul 09.00 WIB mereka akan mengikuti sidang yustisi di kantor Satpol PP,” lanjut Dedi.

Ditambahkan Dedi, Pemkot Palembang akan memberikan peringatan keras bagi pemilik kos-kosan, hotel, kafe maupun tempat hiburan malam. Pemkot tak akan segan untuk mencabut izin operasional usaha kepada Wali Kota Palembang.

“Tentu semua hasil razia malam ini dalam pembinaan, kami akan berikan surat peringatan pada pengusaha baik hotel, penginapan, kos dan kafe. Jika tetap tidak diindahkan akan kita rekomendasikan untuk pencabutan izin operasional,” tutup Dedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here