•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Surabaya (15/09/2016), halodunia.net – Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta jajarannya menggelar operasi cipta kondisi dengan sandi “Sikat Semeru 2016” selama 12 hari, terhitung dari tanggal 14 sampai 25 September 2016.

Operasi Sikat Semeru 2016 ini adalah mengedepankan penegakan hukum yang didukung kegiatan Intelijen dan kegiatan penindakan dalam rangka penanggulangan kejahatan pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencuran kendaraan bermotor, pencurian hewan dan penyalahgunaan senjata tajam atau senjata api yang berdampak meresahkan masyarakat.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Takdir Mattanete saat dikonfirmasi, mengatakan, personil yang diterjunkan dalam operasi yang diberi nama sandi “Sikat Semeru 2016 ini, melibatkan sebanyak 41 personil baik dari Polres maupun Polsek jajaran,” terangnya, Rabu (14/9/2016).

Lanjut Kapolres, “Tujuan digelarnya operasi Sikat Semeru 2016 ini guna memberantas pelaku kejahatan curas, curat, curanmor (3C), curhewan dan penyalahgunaan senjata tajam (sajam) atau senpi baik yang dilakukan oleh perorangan maupun kelompok atau sindikat guna terjaminnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak”, imbuhnya.

“Sasaran operasi Sikat Semeru 2016 antara lain tempat perbelanjaan atau mall, hotel, pelabuhan, terminal, tempat wisata, tempat hiburan malam, tempat kost,” tambah AKP Sugiati Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (dj/arbi/ano/dna)

 

Sumber : SENTRALONE.COM


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •