PACITAN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah bencana banjir dan tanah longsor, yang terjadi di kabupaten Pacitan beberapa waktu lalu. Partai Hanura pun turut berpartisipasi, dengan menyelenggarakan Baksos serta memberikan bantuan untuk masyarakat yang terkena dan terdampak bencana tersebut, pada Kamis (7/12/2017) pagi tadi. Bantuan berupa bahan Sembako dan uang tunai senilai Rp.300 juta itu, diberikan secara langsung oleh Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur H.Kelana Aprilianto, yang turun ke lokasi bencana, dengan didampingi oleh sejumlah pengurus DPD Hanura Jatim, dan seluruh pengurus DPC Kabupaten Pacitan, Srikandi Hanura dan Pemuda Hanura serta relawan Sahabat Kelana.


Sebagaimana kita ketahui, sejak Senin 27 November 2017 lalu, telah terjadi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Area terdampak banjir paling parah antara lain di Kecamatan Kebon Agung, Kecamatan Pacitan, dan Kecamatan Arjosari. Banjir menggenangi lebih dari 20 desa, dengan ketinggian 1 hingga 1,5 meter. 10 orang warga dilaporkan meninggal dunia. Banjir dan tanah longsor juga membuat akses masuk dan keluar Pacitan menjadi terputus, sehingga sebagian warga menjadi terisolir. Ratusan warga pun sebagian masih ada yang bertahan di sejumlah pengungsian karena rumah dan lahan mereka terkena bencana.
Menurut Ketua DPD Partai Hanura Jatim H.Kelana Aprilianto, bantuan yang diberikan oleh partai-nya, diharapkan bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat Pacitan yang terkena bencana. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, serta sebagai wujud kepedulian Hanura terhadap masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan bantuan. Karena Hanura harus ada bersama rakyat,” terang H.Kelana Aprilianto. Lebih lanjut Kelana menambahkan, bahwa Baksos tersebut juga atas petunjuk dan partisipasi Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, saat menghadiri acara Konsolidasi Kader Hanura beberapa waktu lalu di Surabaya.
Dalam kegiatan Baksos Hanura Peduli itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk uang tunai, agar masyarakat juga bisa membeli kebutuhan hidup yang mereka perlukan. “Saat ini kan masih banyak masyarakat yang belum bisa bekerja, karena tempat tinggal dan lahan kerja mereka masih terdampak bencana banjir. Kalau untuk kebutuhan makan dan logisitik, tentu sudah dicukupi dengan adanya posko-posko bantuan dan dapur umum. Namun untuk memenuhi kebutuhan lainnya, tentu agak kesulitan karena masih belum ada penghasilan. Semoga dengan bantuan berupa uang tunai ini bisa sedikit membantu warga,” urai H.Kelana Aprilianto. (rbt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here