Netizen ILKP Diajak Cangkruk Bareng Kapolres, Tangkal Hoax.

0
178

PASURUAN – Menyikapi era digital yang semakin canggih, Polres Pasuruan meminta kepada masyarakat untuk bijak dalam menyebarkan informasi melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono dalam acara “Cangkrukan Kamtibmas” yang digelar Polres Pasuruan bersama Netizen dari komunitas Grup FB Info Lantas&Kriminal Pasuruan (ILKP), Senin (20/11/2017) malam di sebuah rumah makan di daerah Taman Dayu-Pandaan.
Sekitar 50 orang perwakilan Netizen Pasuruan dari komunitas medsos ILKP tersebut, hadir dalam acara yang merupakan langkah awal Polres Pasuruan untuk menyatukan wadah para komunitas Netizen pengguna medsos, untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Pasuruan dengan memperkenalkan potensi lokal daerah.


Acara Cangkrukan Kamtibmas, bersama Netizen ILKP yang disuport oleh Satlantas Polres Pasuruan tersebut berjalan santai dan hangat. Sejumlah perwira Polres Pasuruan, yaitu Wakapolres Kompol Herlina, Kabagops, Kabagsumda, KasatBinmas, KasatSabhara, Kasatreskrim, Kasatintel, Kasatnarkoba, Kasatlantas, Kasie Propam, Kapolsek Pandaan, Kanitlantas Pandaan, KanitRegident dan sejumlah perwira lainnya.
Seperti diketahui, saat ini sangatlah mudah mengakses internet terlebih media sosial (medsos). Namun ironisnya, medsos sering digunakan untuk menyebarkan berita yang belum tentu kebenaran dan manfaatnya dengan berbagai macam alasan dan tujuan. Dapat kita lihat bersama, fenomena pengguna medsos dan penyalahgunaannya seperti mengupload sesuatu, contoh: membuly, berjudi, berbagi foto kecelakaan, anak SD merokok, atau upload foto tidak senonoh, itu merupakan penyalahgunaan medsos.
“Ujaran kebencian, penyebaran berita hoax, serta cyber bullying menjadi problematika yang cukup serius pada penggunaan media sosial. Belum lagi permasalahan lainnya, aksi penipuan online hingga kekerasan fisik yang bermuara dari media sosial kerap menghiasi pemberitaan di berbagai media. Pengaruh negatif seperti itulah yang perlu kita antisipasi, sehingga keberadaan media sosial bisa menjadikan manfaat bagi sang pengguna,” terang Kapolres dalam sambutannya.


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa sebelum memposting sebaiknya melakukan cek dan ricek terlebih dahulu kebenaran informasinya. “Tanyakan kepada diri sendiri, apakah perlu informasi ini disebarluaskan, dan memikirkan apa dampaknya apabila suatu informasi disebarluaskan. Kami berharap masyarakat tidak memposting atau menyebarkan sesuatu dan terpaksa berurusan dengan pihak berwajib lantaran menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya,” himbau Kapolres.


Sementara itu, Ketua ILKP Mudjiarto Dwi Santoso mengatakan, bahwa penggunaan medsos saat ini sulit dibendung. Karena itu, masyarakat diminta cerdas dalam melakukan aktivitas di medsos, diakui juga informasi dari masyarakat memang sangat diperlukan oleh Polri. ‚ÄúSeperti sebilah pisau, keberadaan media sosial juga mempunyai dua sisi, baik dan buruknya tergantung dari sang pemakai itu sendiri,” ujarnya. Untuk itu, Mas Dwi panggilan akrabnya menyampaikan terimakasih atas perhatian dan sinergi yang terjalin dengan pihak kepolisian, sehingga kedepannya bisa bersama-sama menangkal berita Hoax, demi terpeliharanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Pasuruan. (rbt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here