•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Virus ransomware menyebar dengan agresif di seluruh dunia. Menurut data terbaru, lebih dari 75.000 komputer di lebih 99 negara di seluruh dunia telah menjadi target. Hal ini menjadi perhatian badan penegak hukum Uni Eropa sebagai kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Meskipun baru terjadi, tetapi kasus serangan Cyber paling pertama pernah dialami beberapa negara dalam 10 tahun terakhir.

Berikut kasus Cyber di berbagai negara yang Okezone rangkum dikutip dari Phys, Minggu (14/5/2017).

Cyberwar 

Peretasan ini biasanya ditargetkan dalam serangan Cyber yang berkoordinasi. Hacker akan melumpuhkan situs kepresidenan, lembaga negara, perusahaan, bank, bahkan saluran komunikasi perang. Serangan Cyber terbesar pertama melanda negara Baltik, Estonia pada musim semi 2007.

Kemudian, Juli 2009 selusin situs pemerintahan AS termasuk Gedung Putih, Pentagon, dan Departemen Luar Negeri juga masuk dalam daftar. Begitupun Korea Selatan, hingga Maret 2013 bank di negara tersebut juga ikut diserang. Selanjutnya, serangan terakhir dialami oleh Iran. Sebuah virus komputer yang dijuluki Stuxnet menyerang fasilitas nuklir yang mengatur program bom atom negara tersebut.

Cyberterorrism

Serangan ini mengacu pada sistem pembayaran Online. Akibatnya kerugian yang dialami mencapai USD300 juta dan melanda AS dan Eropa pada 2005 dan 2012. Hal serupa juga dialami Yahoo!, peretas mencari data pribadi pengguna layanan pesan elektronik tersebut di 2013 dan 2014. Pada April 2015, televisi TV5 Monde Prancis juga diretas oleh Rusia. Hacker berhasil mematikan transmisi dan membajak sosial media perusahaan tersebut.

Hacktivism 

Kelompok ini adalah hacking yang paling terkenal di dunia. Biasanya mereka menyuarakan ketidakadilan terhadap suatu kebijakan. Mereka sering kali memublikasikan dokumen rahasia milik CIA. Tak hanya itu, mereka juga menargetkan penyebaran dokumen secara Online saat kampanye calon Presiden Prancis Emmanuel Macron, hampir 24 jam sebelum putaran final pemungutan suara pada April lalu.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •