Mungkin di antara semua penemuan arkeologis yang dilakukan di zaman modern, penemuan Otzi Manusia Es menjadi salah satu yang menghebohkan dunia, termasuk di kalangan ilmuwan itu sendiri. Laman berita Deutsche Welle mencatat bahwa sudah ada beberapa orang peneliti yang berhubungan dengan Otzi, telah meninggal dunia.

Otzi sendiri merupakan jasad dari ksatria yang diduga berasal dari zaman kuno, yakni sekitar 5.300 tahun yang lalu. Jasad Otzi dapat terawetkan dengan baik karena suhu yang sangat dingin di pegunungan Alpen, Itali. Namun, kisah-kisah mengerikan setelah ditemukannya Otzi membuat banyak orang menganggap kejadian tersebut kental dengan kutukan.

Mulai dari penemu pertama Otzi yang meninggal akibat kelelahan dan cuaca gunung yang ekstrem, diikuti oleh seorang petugas penyelamat gunung yang juga tewas akibat cuaca membeku. Hingga kematian misterius dari beberapa ilmuwan yang meneliti Otzi. Bahkan, seorang arkeolog yang sedang meneliti tentang Otzi, juga ditemukan tewas di rumahnya.

Namun, tentu saja itu semua bukan karena kutukan Manusia Es Otzi. Pasalnya, kematian mereka dapat dijelaskan secara ilmiah. Beberapa peneliti yang melakukan studi tentang Otzi ternyata diketahui telah mengalami sakit sejak beberapa tahun sebelum jasad Otzi ditemukan. Begitu pula dengan orang yang pertama menemukan jasad Otzi, ia meninggal akibat kecelakaan di gunung yang cukup terjal dan berbahaya.