Kisah Berdirinya Maskapai Pertama di Dunia, KLM

0
71
KLM, salah satu maskapai internasional tertua di dunia.

Hari ini, 99 tahun lalu, tepatnya 7 Oktober 1920, sebuah perusahaan penerbangan pertama di dunia didirikan di Belanda.

Sejarah Belanda tak lepas dari keberhasilan armada dagang terbesarnya. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), begitu namanya dikenal, merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia bahkan hingga saat ini. Sebagai negara dengan armada dagang terbesar, maka tak mengherankan apabila negeri berjuluk Kincir Angin tersebut memiliki perusahaan penerbangan pertama.

Negeri ini kembali mencatatkan sejarah dengan mendirikan maskapai pertama di dunia. Kelak, perusahaan bernama Koninklijke Luchtvaart Maatschappij voor Nederland en Koloniën ( KLM) atau Maskapai Kerajaan untuk Belanda dan Koloni tersebut menjadi salah satu merek paling ikonik di dunia penerbangan. Sesuai namanya, pembentukan maskapai ini memang ditujukan untuk mempermudah akses ke wilayah-wilayah koloni Belanda di seluruh dunia, termasuk Hindia Belanda.

Meski hampir berusia satu abad, perusahaan ini masih tetap berdiri hingga kini. Gelar Royal Melansir CNN, setahun sebelum perusahaan ini didirikan, Ratu Wilhelmina memberikan gelar royal atau kerajaan. Pemberian gelar ini merupakan suatu keunikan, sebab saat itu, perusahaan tersebut belum didirikan.

Mengutip situs KLM, tepat setahun setelahnya, yakni pada 7 Oktober 1920, KLM resmi berdiri. Maskapai pertama ini didirikan oleh beberapa orang dari berbagai konsorsium seperti Presiden Nederlandsche Handel-Maatschappij, Cornelis van Aalst; Frits Fentener van Vlissingen dari Unitas; Anton Kröller dari Wm. H. Muller & Co; Jean Marie Telders dari Twentsche Bank. Selain itu, perusahaan ini juga didirkan oleh Willem Westerman dari Rotterdamsche Bank Vereniging; Nicolaas van Wijk dari Bataafsche Petroleum Maatschappij; Hendrik Colijn dari Koninklijke Nederlandse Vereniging voor Luchtvaart (KNVVL); dan Edgar Fuld dari Rosenthal & Co.

Setelah didirikan, perusahaan tidak langsung beroperasi. Penerbangan perdana Adapun penerbangan pertama dilaksanakan 7 bulan setelahnya, tepatnya pada 17 Mei 1921. Pada penerbangan perdana ini, pilot Jerry Shaw ditunjuk untuk menerbangkan De Haviland DH-16 yang merupakan pesawat sewaan dari Bandara Croydon di London ke Bandara Schipol di Amsterdam. Penerbangan KLM perdana ini memuat dua orang jurnalis. Tak hanya itu, pesawat tersebut juga mengangkut setumpuk surat dari Wali Kota London yang ditujukan kepada rekannya di Amsterdam, serta setumpuk surat kabar.

Kesuksesan penerbangan perdana tersebut kemudian dilanjutkan dengan mengoperasikan layanan menggunakan pesawat miliknya sendiri pada 4 April 1921. Perusahaan saat itu menggunakan dua pesawat yakni Fokker F-II dan F-III. Kedua pesawat ini dibeli dengan skema kerja sama antar kedua perusahaan. Uniknya, kerja sama pembelian pesawat tersebut berlangsung hingga tahun 2017. Sebulan setelahnya, yakni pada 9 Mei 1921 KLM membuka kantor pertamanya di Leidseplein.

Kala itu, penumpang bisa melakukan perjalanan dari kantor menggunakan omnibus menuju ke Bandara Schipol. Tak hanya manusia dan setumpuk surat, KLM juga memberikan layanan transportasi untuk hewan. Penerbangan antar-benua Maskapai ini mulai berkembang dengan melakukan uji penerbangan antar-benua perdana pada 1 Oktober 1924. Uji coba ini dilakukan dengan terbang dari Amsterdam ke Batavia. Sesuai tujuan utamanya saat dibentuk, operasi uji tersebut ditujukan agar pihak Belanda dapat dengan mudah menjangkau wilayah koloni. Sukses uji coba ini kemudian diikuti dengan pembukaan layanan reguler penerbangan dari Amsterdam menuju ke Batavia. Sebelum Perang Dunia II, layanan tersebut merupakan rute penerbangan terpanjang di dunia.

Bahkan, selama beroperasi, layanan penerbangan antar-benua yang awalnya hanya seminggu sekali, ditambah menjadi tiga kali dalam seminggu. Kemudian, perusahaan melebarkan sayapnya dengan melakukan perjalanan lintas Atlantik pada 1924, tepatnya dari Amsterdam ke Curacao. Setelah itu, dunia aviasi semakin berkembang dengan masuknya para awak kabin. KLM pada awalnya mempekerjakan para awak kabin laki-laki sebagai pelayan pada tahun 1935. Dalam perjalanannya, pihak maskapai juga mempekerjakan para perempuan. Tugas awak kabin perdana ini menggantikan insinyur penerbangan yang awalnya bertanggung jawab pada perawatan para penumpang. Selain itu, para awak kabin juga bertanggung jawab pada keselamatan para penumpang di atas pesawat. Sejak saat itu, KLM terus berkembang. Bahkan, hingga saat ini, KLM masih tetap berdiri dan menjadi salah satu maskapai ikonik di dunia. Meski telah berusia hampir satu abad, KLM tumbuh menjadi salah satu perusahaan penerbangan terbesar di Eropa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Berdirinya Maskapai Pertama di Dunia, KLM”, https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/07/054100165/hari-ini-dalam-sejarah–kisah-berdirinya-maskapai-pertama-di-dunia-klm?page=all.
Penulis : Rosiana Haryanti
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here