Kapolresta Sidoarjo Dan Forpimda Putar Otak Untuk Cara Mengatasi Kemacetan

0
55

Hampir seluruh jalan di pusat Kota Delta macet karena banyaknya volume kendaraan yang melintas. Pemkab Sidoarjo pun mulai memutar otak untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu ruas jalan yang sering macet adalah Jalan Pahlawan.  Dalam satu hari ada sekitar 61 ribu kendaraan yang melintas di situ.

Kamis (10/8), Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji dan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah bersama Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Dinas Perhubungan Sidarjo, Dinas PUPR, dan Polres Sidoarjo menggelar rapat koordinasi. Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Asrofi menjelaskan, ada tiga permasalahan yang membuat Jalan Pahlawan macet.

Pertama, volume kendaraan yang melintas sangat tinggi. Ditambah dengan tidak adanya lahan parkir. Sehingga kendaraan-kendaraan terpaksa parkir di pinggir jalan. “Akibatnya, kemampuan jalan untuk menampung kendaraan berkurang,” ujar Asrofi.

Kedua, kemacetan yang disebabkan oleh adanya trotoar dan pulau lalu lintas. Seperti di Tugu Pancasila dan Kereta Kuda. Terakhir, imbas pintu keluar tol yang ada di Jalan Pahlawan. Kapasitas Jalan Pahlawan  dari arah barat dan timur tidak dapat menampung volume kendaraan.

Dari kondisi tersebut, muncul beberapa rekomendasi untuk mengurangi  kemacetan di Jalan Pahlawan. Salah satunya adalah dengan menambah satu  lajur jalan di samping RS Delta Surya sepanjang 131 meter dan lebar 10  meter. Selain itu, pengeprasan pulau jalan di depan eksit tol dan  Tugu Pancasila.

Selanjutnya, Jalan Pahlawan di depan kantor Dinas Sosial ke arah timur  akan digunakan sebagai penambahan lajur. Sedangkan pertokoan di tikungan  akan dibebaskan dan digunakan sebagai jalan. “Pelebaran jalan akan  dilaksanakan provinsi. Pemkab kebagian pembebasan lahannya,” imbuh Asrofi.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah antusias dengan adanya rencana pelebaran jalan ini. Bahkan, rencananya, tidak hanya di Jalan Pahlawan, tapi juga Jalan Raya Jati. Dua ruas jalan tersebut tidak pernah sepi dari kendaraan. “Kendaraan terus bertambah, maka jalan juga harus dilebarkan,” kata pria yang akrab disapa Abah Ipul ini.

Bupati melanjutkan, tepat di depan Pondok Mutiara, jalannya akan dilebarkan menjadi 10 meter. Rinciannya, 6 meter untuk jalan aspal, sisanya 2 meter untuk trotoar, dan 2 meter untuk taman. “Tahun ini akan  mulai dikerjakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengakui ruas Jalan Pahlawan dan Jalan Raya Jati memang banyak dilalui oleh  masyarakat. Baik dari kendaraan kecil, besar, dan kendaraan umum. Karena itu, pelebaran jalan ini merupakan kebutuhan yang mendesak. “Sebab, jumlah kendaraan terus bertambah. “Sekitar 7.000 per bulan,” ujarnya.

Selama ini, pihaknya selalu menyiagakan petugas Polres Sidoarjo untuk mengatur lalu lintas di kedua ruas jalan tersebut. Ketika terjadi kemacetan, maka  dilakukan rekayasa. Seperti kendaraan dari arah barat yang menuju ke  timur dibelokkan dulu ke Perumahan KNV.

LEAVE A REPLY