Jerinx tantang Gugus Tugas Covid-19 masuk ruang isolasi tanpa APD.

Jerinx kembali membuat heboh dengan menantang Gugus Tugas Covid-19 untuk masuk ke ruang isolasi tanpa APD. Tantangan itu ia sampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Ia bahkan menyampaikan dirinya siap mati apabila terinfeksi Corona. Untuk itu, ia sangat ingin menghubungi dokter Yovi untuk bisa masuk ruang isolasi tanpa menggunakan APD.

1.Jerinx tantang Gugus Tugas Covid-19

www.instagram.com
www.instagram.com

Dilansir dari Kompas.com (18/07/2020), berawal dari pernyataan Kepala Gugus Tugas Covid-19 Riau, dr Yovi yang mempersilahkan masyarakat untuk masuk ruang isolasi pasien Corona tanpa APD, apabila ingin membuktikan keberadaan virus Corona. Pernyataan itu membuat Jerinx bereaksi.

Jerinx kemudian berminat untuk masuk ke ruang isolasi tanpa memakai APD. Dalam unggahannya itu, ia bertanya kepada netizen bagaimana caranya menghubungi dokter Yovi dengan maksud ingin membuktikan adanya virus Corona.

“ADA YANG BISA KONEKSIKAN SAYA DENGAN SI YOVI INI?” tanya Jerinx dalam unggahannya.

2.Jerinx ungkap siap mati

regional.kompas.com
regional.kompas.com

Tak hanya sampai di situ, bahkan Jerinx mengungkapkan siap mati. Sudah lama sejak munculnya virus Corona, ia ingin membuktikan sendiri keberadaan virus tersebut. Hingga akhirnya, dokter Yovi membuat pernyataan itu.

“Saya sudah coba sejak berbulan-bulan lalu dan tidak ada RS yang izinkan saya ketemu pasien tanpa APD. Cek IG saya, ada buktinya. Saya sudah siap mati demi ini. Apa mereka siap rahasia dapurnya kebongkar?” tulis Jerinx.

Jerinx juga menyebut Instagram dokter Tirta dalam keterangan unggahannya. Ia berharap bisa menghubungi dokter Yovi untuk membuktikan keberadaan virus Corona.

“Mas @dr.tirta ada kontaknya Yovi? Tolong balas DM ya. Suwun,” lanjut Jerinx dalam Instagram.

3.Tanggapan dokter Yovi

regional.kompas.com
regional.kompas.com

Mendengar tantangan Jerinx tersebut, dokter Yovi angkat bicara. Ia mengatakan bahwa saat ini dia fokus menangani virus Corona dan tak ada waktu untuk menghabiskan aksi yang tidak penting.

“Alangkah baiknya kalau kita tidak kehilangan fokus menangani Covid-19, dan melakukan lebih banyak hal yang positif dibandingkan menghabiskan energi untuk hal yang tidak perlu,” ungkap Yovi, Jumat (17/7/2020).

Sebelumnya, dokter Yovi mengatakan jika ia mempersilahkan masyarakat yang tidak percaya Corona, untuk masuk ke ruang isolasi pasien Corona tanpa mengenakan APD.

“Bisa saja mereka yang tidak percaya itu karena mereka tidak merasakan. Tapi, kalau ingin tahu betul, boleh masuk ke ruangan isolasi pasien positif tanpa menggunakan APD dan kita buktikan apa hasilnya,” kata Yovi.

Jerinx bukan sekali dua kali menghebohkan masyarakat karena menyebut virus Corona hanyalah bagian dari konspirasi semata. Ia sendiri sangat ingin membuktikan tentang keberadaan virus ini.