JAKARTA – Stigma negatif masih berkembang pada masyarakat sebagian tentang anak autis. Padahal siapa yang menyangka anak berkebutuhan khusus ini bisa memiliki kemampuan yang tak kalah dengan anak normal pada umumnya.

Berangkat dari keprihatinan inilah maka semakin tingginya minat orang tua untuk memasukkan anaknya ke asrama ataupun sekolah khusus.

Imaculata Autism Boarding School bekerjasama dengan Tata Production menggelar acara Seminar, Pentas Seni dan Teater Kisah Nyata Keluarga Penyandang Autis dengan tema “Kirim aku malaikat-Mu Tuhan”.

“Melalui pentas seni ini kami akan ‘tular’ kan pola didik yang bisa di adopsi oleh semua keluarga yang di anugerahi anak berkebutuhan khusus,” Pimpinan Imaculata Autism Boarding School Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si dalam keterangan pers yang diterima

Praktisi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus itu menjelaskan, tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk mendidik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) supaya hidup mandiri di masa depan sesuai dengan kelebihan yang di milikinya. Selain itu juga mengajak para pendidik dan orang tua untuk menterapkan program tepat guna dan tepat sasaran bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Pendidikan utama bagi sebagian besar anak anak penyandang autis adalah untuk mencapai kemandirian dalam kehidupannya sehari hari dan kontrol diri dari sisi emosi sehingga pada saatnya nanti ketika orang tuanya di panggil oleh Tuhan, anak akan survive, tidak terlantar,” jelasnya

Acara ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 9 Desember 2017 bertempat di Aruba Room, The Kasablanka – Mall Kota Kasablanka. Dalam pentas seni ini akan menampilkan Musik Kolaborasi orang tua dan murid, tarian anak, fashion show anak, teatrikal oleh Dewi Motik dan para orang tua murid serta Launching Buku 1001 Cara Mengajarkan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus.

Acara ini juga akan dihadiri oleh Arist Merdeka Sirait sebagai Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak dan akan dipandu oleh Monica Kumalasari, M.Psi.T (Pakar Mikroekspresi).

Sebagai puncak acara, akan ada pemberian Award kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, DIP. APLING, MA atas Dedikasi serta Perhatiannya terhadap Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kemudian pemberian Award kepada Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, atas dedikasi serta kepeduliannya terhadap anak-anak, juga pemberian Award kepada Aktris Senior Christine Hakim sebagai pemerhati anak-anak berkebutuhan khusus dan Sarwendah (Selebriti) sebagai sosok Ibu Sejati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here