•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi, Grab, meresmikan dua fasilitas penelitian dan pengembangan (litbang) baru yang berlokasi di Bangalore, India dan Hochi Minh City, Vietnam, pada Rabu.
Bertambahnya dua fasilitas tersebut membuat Grab kini memiliki enam lokasi litbang di Beijing, Bangalore, Jakarta, Vietnam, Singapura dan Seattle, berlipat ganda dari hanya tiga pada kuartal pertama 2017, yang ditempuh demi meningkatkan kemampuan litbang global mereka.
Selain itu, guna mengimbangi perkembangan pesat mereka, Grab berencana membuka lebih dari 800 lapangan pekerjaan baru di bidang litbang di keenam lokasi tersebut dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
“Filosofi kami adalah mengembangkan produk-produk yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lokal untuk setiap negara di mana para pengguna kami tinggal, seraya mencari talenta terbaik di bidang teknologi di seluruh dunia guna meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi serta efektivitas platform kami,” kata Pendiri Grab, Hooi Ling Tan, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu.
Fasilitas litbang Grab Bangalore akan berkonsentrasi pada pengembangan teknologi pembayaran baru untuk fitur pembayaran digital mereka, GrabPay, dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan dan akses pembayaran mobile di Asia Tenggara.
Sedangkan fasilitas litbang Grab Ho Chi Minh City akan mengembangkan pengalaman pengguna yang khusus dirancang bagi pengguna setempat, dengan opsi disebarkan untuk pengguna di luar Vietnam.
Grab beroperasi di 39 kota di enam negara dengan kemitraan 710.000 pengemudi untuk aplikasi yang jumlah unduhannya telah mencapai lebih dari 36 juta kali.
Grab saat ini menguasai 95 persen pangsa pasar aplikasi pemesanan taksi pihak ketiga dan lebih dari 50 persen pangsa pasar pemesanan mobil di wilayah-wilayah mereka beroperasi.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •