Memori Jangka Pendek Tetap Bisa Digunakan Agar Lebih Efisien

0
176

Ada dua tipe memori, jangka panjang dan jangka pendek. Memori jangka panjang digunakan untuk berkonsentrasi pada kegiatan-kegiatan tertentu seperti ujian atau hal sehari-hari.

Sementara, memori jangka pendek memroses informasi langsung seperti nama seseorang yang baru Anda kenal. Walaupun begitu, memori jangka pendek tetap bisa digunakan agar lebih efisien.

Begini tipsnya menurut Step to Health, dilansir Minggu (11/2/2018)

1. Fokus satu hal pada waktu yang sama

Ketika kita bisa mengejar banyak hal dan melakukan semuanya lalu menjadi populer, itu salah. Kita tidak bisa memberi perhatian pada dua hal atau lebih secara bersamaan. Otak kita bekerja lebih baik saat memusatkan perhatian hanya pada hal yang kita lakukan pertama kali.

 

Otak dapat merespon rangsangan dan latihan dengan cara yang sama seperti otot. Ketika mempelajari sesuatu, pikiran Anda menghasilkan jalur neuron tambahan sehingga menciptakan lebih banyak koneksi. Menggunakan materi seperti permainan asah otak dapat menghubungkan jalur-jalur yang ada di pikiran Anda.

3. Gunakan semua indera Anda

Anda tidak hanya membentuk kenangan hanya dari mata. Jika Anda memiliki masalah mengingat nama orang, ulangi beberapa kali dengan keras sehingga telinga dapat membantu mengingatnya.

Jika ingin mengingat resep masakan, Anda dapat merasakannya dengan lidah Anda.

Teknik ini terkait dengan mengaitkan kata, gambar, atau kalimat untuk memperbaiki ingatan jangka pendek. Kata-kata berima pun juga bisa membantu.

Anda juga bisa membuat pengaturan sendiri dengan menggunakan infromasi pribadi yang mudah diingat, seperti inisial pertama nama anggota keluarga atau orang yang penting bagi Anda. Gunakan kombinasi sederhana yang bisa Anda ulangi.

5. Memisahkan dan mengatur

Ketika mengingat nomor 10 digit, tentu sulit. Namun apabila bisa dipisah-pisah menjadi dua atau empat digit pasti akan lebih mudah. Teknik ini bisa digunakan untuk melatih memori jangka pendek kita.

Makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti salmon, kenari, alpukat, serta protein nabati mencegah penuaan dini dan penyakit mental atau kognitif seperti Alzheimer.

7. Tidur dengan baik

Otak Anda perlu istirahat agar bisa mengisi ulang sesuai kebutuhan otot lainnya. Anda harus ikuti rutinitas tidur yang sehat.

Jangan juga menonton TV di tempat tidur dan hindari makan larut malam, karena bisa membuat Anda mengantuk.

8. Olahraga

Olahraga membantu tubuh memompa oksigen dan udara segar bisa menenangkan pikiran. Ketika itu terjadi, Anda lebih mampu mengingat semua informasi yang diterima dalam satu hari. Anda bisa melakukan kardio seperti bersepeda, treadmill, dan berlari untuk memperkuat fungsi otak Anda.

Sumber: liputan6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here