•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Resmi melakukan ekspansi ke Ambon, sejak Kamis (23/2/2017), Bank Mayora, masih mengutamakan bisnis induk grup di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

Pembukaan kantor cabang Kota Ambon di Jalan AY Patti, Kecamatan Sirimau ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Direktur Utama PT Bank Mayora, Irfanto Oeij. Ia didampingi sejumlah direksi bank tersebut dalam kesempatan itu. (Baca: Buka Cabang di Ambon, Bank Mayora Ingin Dorong Perekonomian Daerah)

Ambon, tulis laman siwalimanews.com, adalah salah satu kota di timur Indonesia yang mempunyai prospek pertumbuhan ekonomi melampaui angka lima persen. Proyeksi RPJMD Kota Ambon 2011-2016 menunjukkan bahwa pendapatan per kapita sepanjang 2016 ada di angka Rp 6,02 juta.

Sementara itu, selain perikanan dan jasa, Ambon bisa berkembang lantaran sektor perdagangan. Ada juga segmen pariwisata dan perhotelan yang turut memberikan kontribusi. “Bandara di Ambon (Pattimura) juga sedang dikembangkan,”  kata Division Head of Corporate Communication & QM Bank Mayora Yoewanty Dirgantoro dalam pertemuan dengan media, termasuk Kompas.com pada Kamis (2/3/2017).

Ihwal pemilihan Ambon sebagai kota pertama pengembangan bisnis Bank Mayora di kawasan timur Indonesia, Yoewanty mengakui bahwa hal tersebut memang masih terkait bisnis induk grup, PT Mayora Indah Tbk.”Kami mau ekspansi dan support grup. Grup Mayora jualannya cukup besar (di Ambon) ketimbang kota-kota lain di Indonesia timur,”  kata Yoewanti.

Bank Mayora dalam catatannya menunjukkan bahwa ekspansi dimaksud berkaitan dengan pengembangan strategi value chain Grup Mayora untuk melakukan optimalisasi lebih dari 1.200 jaringan distribusi. Sampai kini, Grup Mayora memiliki 250.000 jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Mayoritas bisnis emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) berkode MYOR ini ada di sektor makanan dan minuman.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •