•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Internet yang kita pakai saat ini hanyalah sebagian kecil dari apa yang sebenarnya ada di luar sana. Rupanya jauh di bawah permukaan, terdapat istilah yang sedikit sekali untuk kita ketahui, yaitu deep web dan dark web.

Di dalamnya banyak dimuat konten rahasia yang tidak bisa kita akses menggunakan jalur internet biasa. Namun, bukan berarti akses tersebut hanya untuk kalangan tertentu. Siapa pun dapat mengaksesnya kok, meskipun dengan risiko yang cukup besar.

Apa itu Deep Web dan Dark Web?

Bayangkan jika internet adalah sebuah samudera luas, maka internet yang sering kita akses selama ini berada di permukaannya. Semua yang kita lakukan mulai dari streaming video, pengeceken email, belanja online, browsing Facebook, dan aktivitas online lainnya berada di bagian ini.

Dengan kata lain, semuanya terbuka untuk umum. Selama situs tersebut dapat diakses melalui mesin pencari seperti Google dan Bing, maka itu masih menjadi bagian permukaan web.

Dark Web/deep Web

Jadi dapat disimpulkan jika konten yang ada di dalam deep web tidak akan pernah diindeks oleh mesin pencari, sehingga tidak mungkin diakses secara kebetulan oleh pengguna internet biasa. Walaupun berada di dalam deep web, tidak semua konten di dalamnya berbahaya atau ilegal.

Ada juga situs-situs yang sengaja dirahasiakan, server yang di-hosting secara pribadi, atau situs perusahaan internal yang sengaja disembunyikan. Pada hakikatnya semua situs yang berada di deep web dapat diakses secara online, namun perlu dilakukan akses yang lebih dalam untuk menemukannya.

Apakah Deep Web dan Dark Web Aman?

Deep web memiliki fungsi yang praktis, orang-orang yang mengakses melalui deep web dapat mengakses konten yang tidak ada di internet biasa. Kita dapat melihat berita dari seluruh dunia yang kemungkinan sangat rahasia, juga dapat memesan barang secara ilegal.

Apakah Deep Web Dan Dark Web Aman ?

Apa pun tujuannya, mengakses sebuah deep web sangat tidak aman. Sifat deep web yang sangat anonim menjadi surga bagi para hacker untuk memanfaatkan kelemahan pengguna dan mencuri informasi penting darinya dengan sangat mudah. Karena pada dasarnya hanya dengan mengakses sebuah deep web sudah merupakan tindakan yang mencurigakan, apalagi sampai download dan memanfaatkan konten di dalamnya. Itu bisa saja perbuatan ilegal.

Jika kamu ingin menggunakan deep web, maka perlu melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi identitas kamu. Karena menggunakan deep web tidak sesederhana membuka browser dan mengetikkan alamat web, jadi sebelum memulai kamu harus menggunakan beberapa aplikasi untuk membantu mengenkripsi dan membuat data kamu tersembunyi.

1. Gunakan VPN

Selalu gunakan VPN saat mengakses deep web tanpa terkecuali. Fungsi VPN dapat mengenkripsi semua lalu lintas internet dan mengacak data sehingga tidak ada lagi rincian identitas yang dapat dilihat. Layanan VPN yang baik harus memiliki kriteria:

  • Fitur ‘Kill Switch – Fitur ini akan secara otomatis mematikan semua lalu lintas ketika koneksi ke VPN berhenti. Mengapa demikian? Karena hacker dapat memanfaatkan lalu lintas yang bocor meskipun hanya sesaat setelah VPN berhenti.
  • Logging Policy – Fitur ini memastikan bahwa penyedia VPN tidak akan pernah menyimpan data pengguna yang masuk ke dalam server mereka. Carilah VPN yang tidak menyediakan akses log apa pun.
  • Kecepatan – VPN abal-abal dapat menurunkan koneksi internet hingga 10-25 persen. Ini diakibatkan karena kelebihkan kapasitas enkripsi dan lalu lintas yang dapat diterima. Carilah VPN yang dapat meminimalkan kelemahan tersebut.
  • Batasan Bandwidth – Penyedia VPN gratis biasanya paling sering membatasi bandwidth untuk pengguna. Hal tersebut akan berimplikasi pada kecepatan yang dialami oleh pengguna.

Berikut ini Jaka rekomendasikan penyedia VPN terbaik:

  • IPVanish
  • NordVPN
  • VyprVPN

2. Gunakan Tor Browser

Tor Browser

Setelah VPN, kebutuhan kedua untuk mengakses Deep Web adalah menggunakan Tor Browser. Kenapa demikian? Begini, Tor memiliki fitur untuk menyebarkan jaringannya sendiri dengan tujuan melindungi informasi kamu dengan menggunakan enkripsi AES 128-bit. Artinya, Tor mengambil alamat IP yang diberikan kepada kamu oleh provider internet dan kemudian mengalihkannya secara acak dan anonim. Tor juga satu-satunya browser yang dapat mengakses link .onion, yang mana hampir semua konten di dalam deep web menggunakan ekstensi tersebut.

Apa Saja yang Ada di Deep Web?

Masukkan Deskripsi Gambar Disini

Deep web memiliki banyak fungsi, mulai berkomunikasi secara rahasia hingga mendapatkan barang yang ilegal. Berikut ini beberapa hal yang ada di dalam Deep Web.

  • Pasar gelap – Namanya pasar gelap, tentu saja akan ada banyak barang ilegal yang bisa didapatkan dari sini, mulai dari barang palsu, obat-obatan terlarang, senjata api, software bajakan, kartu kredit curian, dan masih banyak layanan ilegal lainnya. Risiko bertransaksi di Deep Web juga sangat besar dibandingkan toko online biasa.
  • Mata uang digital – Cryptocurrency atau mata uang digital digunakan sebagai sarana mentransfer uang secara anonim untuk berbagai transaksi. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk pencucian uang dan transaksi lainnya.
  • Hacker Group – Kelompok hacker profesional sering berkumpul di deep web untuk berkomunikasi dan menjual kemampuan mereka kepada yang membutuhkannya.
  • Penipuan – Karena tidak ada yang mengawasi terkait keamanan, deep web sering digunakan untuk kegiatan penipuan dan pembajakan.
  • Komunitas Sosial – Ada banyak juga orang yang berkumpul untuk berkomunikasi melalui deep web. Keunggulannya adalah dengan deep web tidak ada lagi masalah privasi dan pengambilan data seperti yang dilakukan situs jaringan seperti Facebook dan Twitter, bahkan Google.

Cara Mencari Konten di Deep Web

Cara terbaik mendapatkan akses konten di deep web adalah dengan memanfaatkan mesin pencari seperti DuckDuckGo atau gunakan Hidden Wiki. Jangan lupa gunakan VPN dan Tor Browser sebelum memulai berselancar di deep web.

Itulah cara mengakses dark web atau deep web dengan aman dan tak terendus hacker. Menurutmu bagaimana? Beranikah kamu mengaksesnya? Atau kamu memang sering mengunjungi situs-situs di dark web atau deep web itu? Share pengalaman kamu ya di kolom komentar di bawah ini.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •