BANDUNG – Tiga begal motor asal Lampung yang meresahkan warga Jawa Barat menemui ajal setelah timah panas anggota Unit III Jatnras Subdit III Ditreskrimum Polda Jabar dan Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung menembus tubuh mereka.

Tindakan tegas terhadap tiga begal itu terjadi di Jalan Damri, Cisaranten, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung pada Minggu, 19 November 2017 pukul 02.00 WIB dini hari. Tiga jasad begal saat ini masih berada di RS Bhayangkara Sartika Asih.

Baku Tembak dengan Polisi, 3 Begal Ditembak Mati di BandungKapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman menunjukkan barabg bukti senpi rakitan milik tersangka
Ketiga begal yang tewas, antara lain, Rizwan Budiman alias Iwan (24), warga Kampung Negara Batin RT 01/06, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Iwan merupakan pelaku utama dan otak dari serangkaian aksi kejahatan komplotan ini.

Kemudian, Desmon Alexander (30), warga Kampung Gunung Sugih Kecil RT 02/03, Desa Simpang Kemuning, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur dan Aprizal alias Isal (19), warga Dusun III RT 002/003, Desa Bungkuk, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Desmon dan Isal berperan sebagai joki.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, tiga badit kambuhan itu telah diburu polisi selama satu tahun. Iwan, Desmon, dan Isal merupakan begal motor antarprovinsi. Sebelum dilumpuhkan, petugas terlibat baku tembak dengan ketiga pelaku.

“Saat dikejar, mereka menembak anggota. Karena membahayakan petugas dan warga, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengenai badan pelaku. Ketiga begal meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa ke rumah sakit,” kata Agung Budi Maryoto saat ekspos pengungkapan kasus di RS Bhayangkara Sartika Asih, Jalan M Toha, Bandung, Minggu (19/11/2017) siang.

Agung mengemukakan, sebelum terlibat baku tembak dan akhirnya ditembak mati polisi, Iwan, Desmon, dan Isal baru mencuri motor. Mereka mengincar motor yang terparkir di minimarket dan perumahan. Iwan menggasak motor yang terkunci dengan kunci letter T atau astag.

Dalam setiap beraksi, komplotan ini tak segan melukai atau bahkan menembak mati korban dengan senjata api dan tajam. “Pada 2015, mereka juga terlibat baku tembak dengan anggota kami. Dua pelaku diamankan saat itu, namun dua orang lainnya berhasil kabur,” ujar Agung.

Selaiin menembak mati tiga begal, petugas juga mengamankan barang bukti, dua senjata api rakitan jenis revolver berikut 9 peluru kaliber 38 mm, dua selongsong kosong peluru kaliber 38 mm, satu unit mobil Toyota Avanza warna putih nopol E 1843 BU, dua motor hasil curian Vario 150 warna hitam nopol D 5916 AAB dan Honda Beat warna hitam nopol D 6153 ACX, satu kunci letter T, 10 kunci astag, satu senjata tajam jenis golok.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, pengejaran terhadap pelaku dilakukan setelah petugas mendapatkan rekaman CCTV dari lokasi kejadian pencurian. Terlihat jelas di CCTV, Iwan sedang mencuri motor jenis honda CBR 150 warna merah di salah satu rumah di Kota Bandung.

“Riswan alias Iwan merupakan residivis yang baru keluar dari Lapas Cirebon pada 2016. Sedangkan Desmon Alexander adalah pelaku yang lolos saat penggerebekan dan baku tembak di flyover Cimindi pada 2015 oleh tim Ditkrimum Polda Jabar,” ungkap Yusri di tempat sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here