Kamu dan pacar putus karena suatu masalah yang sebenarnya bisa dibicarakan. Sekarang dia memberi kamu silent treatment. Ini mungkin tanda akhir dari hubungan kalian untuk selamanya dan mungkin itu yang terbaik. Bagaimanapun, komunikasi tetaplah penting.

Mungkin kamu melihat semua masih bisa diperbaiki, jika dia berhenti mendiami kamu. Melansir dari Bolde, berikut beberapa cara untuk membuat mantan kamu merespons.

1. Refleksi Diri

Penting untuk melakukan sedikit refleksi diri. Dia mungkin orang paling menyebalkan di dunia, tetapi adakah sesuatu yang kamu lakukan atau katakan yang membuatnya tidak ingin berbicara dengan kamu? Mungkin kamu kasar. Tidak mudah mengakui bahwa kamu salah, tetapi itulah kunci untuk membuatnya berbicara dengan kamu lagi.

Jika kamu tidak berencana untuk kembali bersamanya, permintaan maaf bisa sangat sederhana. Mungkin sesuatu seperti, “Aku menghormati perpisahan ini, tetapi tidak suka bagaimana ini berakhir. Aku benar-benar minta maaf jika melukai perasaan kamu,” untuk memulai pembicaraan.

2. Beri Waktu

Jika dia tidak segera membalas, jangan balas menghina. Hal itu membuktikan bahwa kamu sebenarnya tidak menyesali apa yang terjadi. Bahkan jika kamu telah membenci mantan, mungkin saja kamu keluar jalur selama pertengkaran terakhir. Jadilah orang yang lebih besar hati.

Mungkin saja dia hanya perlu sedikit waktu. Jika kalian bersama untuk waktu yang lama, perpisahan mungkin akan memiliki banyak proses.

3. Tanya Kabar Dia Melalui Teman

Jika seorang teman tahu apa yang terjadi, mereka mungkin bisa menjadi narasumber yang baik. Mereka mungkin secara alami mengambil peran sebagai moderator, tetapi cobalah untuk tidak terlalu meminta mereka melakukannya.

Tidak semua orang ingin memiliki keterlibatan dalam hubungan yang berantakan. Yang dapat kamu katakan adalah, “Lain kali kalau kamu berbicara dengan mantan aku, sampaikan salamku terbaik untuk dia.” Hanya itu yang kamu bisa lakukan.

4. Beri Surat

Mungkin jika kamu tahu rumah atau apartemennya, kamu bisa kirim pesan di secarik kertas kecil. Tulis sesuatu seperti, “Aku ingin berbicara banyak sama kamu dan aku berjanji ini tidak akan berakhir dengan pertengkaran” Ketika dia bersedia, dengarkan apa yang dia katakan tanpa menyela.

Luangkan waktu untuk merumuskan tanggapan. Namun di sisi lain, jangan membuatnya lebih tinggi. Jika hubungan sudah berakhir, jangan buang energi untuk pertengkaran yang tidak akan membuktikan apa-apa selain fakta bahwa kalian benar-benar tidak cocok.

5. Bunga

Pemberian bunga adalah sikap yang dihargai semua orang, terutama jika mantan kamu memiliki kamar sendiri dan pandai menjaga barang. Bunga adalah hadiah permintaan maaf yang bagus dan mudah mengubah suasana menjadi tidak terlalu canggung. Kamu bisa menyertai bunga tersebut dengan kartu yang bertuliskan “Ingin membicarakan suatu hal, semoga kamu baik-baik saja.” Cara ini tidak berlebihan, bahkan memberikan suatu kesan.