•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Investasi adalah salah satu cara untuk menyelamatkan dana agar tidak terpakai secara sia-sia. Dalam hal ini ada beragam jenis investasi yang bisa menjadi pilihan, mulai dari investasi saham, emas, properti ataupun reksa dana.

Namun, untuk menentukan jenis investasi yang sesuai, ada beberapa hal perlu diperhatikan. Berikut yang dirangkum oleh Kompas.com dari berbagai sumber mengenai jenis investasi yang cukup menjanjikan dalam mengelola keuangan.

1. Investasi saham

Investasi saham saat ini berbeda dengan dulu yang membutuhkan modal cukup besar. Kini, hanya bermodalkan Rp 1 juta hingga Rp 5 juta sudah bisa memulai investasi saham.

Bahkan, beberapa broker atau pialang saham saat ini menyediakan rekening khusus bagi para investor sehingga bisa membuka modal awal Rp 100 ribu. Hal ini sudah ditetapkan oleh pemerintah mengenai besaran jual-beli saham minimum per-lot atau 100 lembar.

Seperti saham dengan likuiditas tinggi sejenis Telkom (TLKM) memiliki harga sekitar Rp 2.700 perlembar. Dengan kata lain, jika ingin membeil satu lot saham TLKM maka bisa menyiapkan modal sebesar Rp 270 ribu. Dengan begitu bisa disesuaikan terhadap ketersediaan dana yang dimiliki.

2. Investasi properti

Investasi ini dinilai cukup menjanjikan untuk ke depannya. Beragam jenis investasi yang dapat dipilih di sektor ini antara lain rumah, apartemen, ruko ataupun tanah.

Investasi jenis ini tergolong kategori jangka panjang, karena nilai jualnya yang semakin lama harga properti akan terus bertambah. Seperti dikutip dari KOMPAS.com, Sabtu (18/10/2015), hingga saat ini di Tangerang Selatan terdapat 1.500 unit apartemen strata dan diperkirakan akan terus bertambah hingga 7.100 unit dalam jangka tiga tahun ke depan.

Kenaikan harga pertahunnya pun mencapai 15 sampai 20 persen dengan kategori apartemen dengan harga Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per-meter persegi. Bila diprediksi pertumbuhan harga akan tetap stabil diangka 10 sampai 15 per-tahun.

3. reksa dana

Dalam memilih investasi reksa dana ada dua pilihan. Pertama, Anda dapat memilih secara lump sum atau investasi sekaligus. Kedua, dengan cara rupiah cost averaging atau investasi berkala.

Keunggulan dari investasi reksa dana secara sekaligus karena bersifat jangka panjang. Dengan begitu, para investor dengan dana besar cukup cocok melakukannya, karena dana yang diinvestasikan bisa mengalami kenaikan.

Namun, berbeda dengan investasi secara berkala. Dengan secara berkala maka bisa dilakukan setoran setiap bulan. Dengan demikian, Anda yang memiliki dana terbatas akan cukup terbantu karena investasi ini.

THINKSTOCKIlustrasi

4. Investasi emas

Berbicara investasi tidak hanya sebatas properti ataupun reksa dana. Kini, emas bisa menjadi pilihan saat menginvestasikan uang Anda ke dalam bentuk fisik.

Seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (27/9/2014), menurut Trainer Manajemen Global Indonesia, Irvan Susanto mengatakan, investasi emas memiliki jangka investasi panjang ataupun singkat yang terus meningkat.

Contohnya, seperti dikutip dari situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam Rp 531.000. Lalu angka tersebut naik Rp 11.000 jika dibandingkan posisi harga sehari sebelumnya. Dengan kata lain, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu.

Nah, untuk mengetahui investasi tersebut, Anda tak perlu jauh-jauh datang ke toko emas ataupun kantor pemasaran properti. Cukup browsing dengan gadget, segala informasi produk investasi bisa Anda temukan.

Salah satunya menggunakan tablet Samsung Galaxy Tab S2. Selain memiliki layar lebar dalam dua varian, yaitu 8 inci dan 9,7 inci, tablet ini didukung prosesor Octacore dengan RAM 3GB dan koneksi cepat 4G LTE. Ini akan memudahkan Anda saat mengamati perkembangan investasi terkini.

Desain tipisnya yang hanya 5,6 milimeter juga akan memberikan kenyamanan ketika digenggam oleh para penggunanya. Dengan demikian, informasi yang Anda butuhkan semakin mudah dan nyaman diakses.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •