Polrestabes Surabaya kembali membuat grebrakan dalam dunia teknologi informasi, setelah berhasil dengan sistem Jogo Suroboyo, saat ini juga kembangkan aplikasi sebuah sistem buku tamu digital

Semua tamu atau pengunjung yang masuk kedalam area Mapolrestabes Surabaya kini harus mengisi buku tamu buku digital untuk meregistrasi warga yang datang. Buku tamu digital itu ditempatkan di pos penjagaan, tamu yang datang akan dilakukan registrasi oleh petugas polisi yang jaga dan diklaim waktunya tidak lebih dari satu menit.
Setiap tamu nantinya akan diminta KTP, kemudian difoto, kemudian ada sidik jari, kemudian akan di Capture wajahnya (foto). Inovasi ini juga terintegrasi dengan Command center milik kepolisian.


Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nungroho mengatakan adanya buku digital ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dalam rangka menciptakan suasana aman dan nyaman. “Karena banyaknya masyarakat yang datang di Polrestabes Surabaya, perlu kami datakan dan perlu kami registasi dengan baik agar kami tahu dengan baik berapa jumlahnya tamu yang datang,” sebut Sandi, Rabu (29/1/2020).
Meski progam ini belum dilaunching, namun saat ini sudah mulai dilakukan ujicoba kepada pengunjung yang datang. Sandi mengakui saat ini masih ada beberapa kendala terkait lokasi pendataan pengunjung. Ke depan akan dilakukan penataan ulang agar masyarakat bisa menjadi nyaman. Untuk di Jawa Timur sendiri menurut Sandi, mungkin buku tamu digital ini yang pertama, karena rata-rata masih manual, masih konvensional untuk pendataan tamu-tamu yang datang di kantor-kantor kepolisian.


“Oleh karena itu kami mulai mendatakan tamu-tamu yang datang berapa banyak dan kami bisa memastikan tamu yang datang rekan-rekanan kami, teman-teman, saudara-saudara kami yang tidak punya maksud dan tujuan jelek terhadap Polrestabes Surabaya,” tutup Sandi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here