Beberapa waktu lalu, sosok Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis kembali menjadi perbincangan publik. Bukan karena gebrakannya, Kapolri Jendral ini justru memperlihatkan gaya sederhananya.

Akun FB : Kapolrestabes Surabaya

Dalam unggahan foto yang beredar luas, Jenderal Polisi Idham Azis tampak mengenakan sandal jepit dan mengonsumsi makanan sederhana. Tak ayal, Kapolri ini menjadi tauladan dan patut di contoh oleh masyarakat luas.

Penasaran akan sosok Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis? Langsung saja simak ulasan berita yang dihimpun dari beberapa sumber berikut ini.

Belakangan, nama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis kembali menjadi perbincangan publik. Bukan karena membuat suatu gebrakan baru, namun Kapolri yang dilantik tahun lalu menunjukkan hidup sederhananya. Kesederhanaannya itu terlihat dalam foto unggahan yang tengah beredar luas di dunia maya.

Dilansir dari Akun Facebook Kapolrestabes Surabaya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si ini terlihat hanya mengenakan sandal jepit di kakinya. Tak hanya itu, terlihat pula Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sedang mengonsumsi makanan yang sederhana sembari ditemani oleh teh dan kopi.

Gebrakan untuk Hidup Sederhana

 /></p>
<p style=

Rupanya kesederhanaan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis bukan hanya untuk pencitraan saja. Terbukti, di awal dirinya menjabat sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Idham Azis sudah memberikan gebrakan baru di dunia kepolisian Indonesia. Salah satu gebrakannya yaitu menginstruksikan pada seluruh anggota dan keluarga Polri untuk hidup sederhana. Beliau juga mengimbau kepada seluruh anggota Polri untuk tidak memamerkan gaya hidup mewahnya.

2019 Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari

Imbauan ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Tegas dalam Bertugas

 /></p>
<p style=

Tidak hanya itu saja, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis juga dikenal tegas saat bertugas. Bahkan, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis telah mencopot AKBP Asep Darmawan dari jabatannya sebagai Kapolres Kampar. AKBP Asep Darmawan kala itu kepergok mengobrol saat kapolri tengah memberikan arahan saat memimpin apel Kasatwil.

2019 Liputan6.com/Faizal FananiPencopotan jabatan itu juga tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST/3094/XI/KEP./2019 tertanggal Senin, 18 November 2019. Posisi Kapolres Kampar kini ditempati oleh AKBP Mohammad Kholid yang sebelumnya menjabat sebagai Direskrimum Polda Riau.

Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal, membenarkan mutasi tersebut. “Benar dicopot,” tutur Iqbal di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

Tidak Menerima Adanya Polisi Nakal

 /></p>
<p style=

Kemudian, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, juga meminta kepala daerah untuk melaporkan bila ditemukan Kapolres meminta proyek. Dirinya berjanji akan memecat anak buahnya yang kedapatan meminta jatah proyek pemerintah.

“Kami Polri bisa menjadi rekan bapak-bapak untuk mengawali pelaksanaan pembangunan di daerah melalui konsultan yang solutif, bapak-bapak harus menggandeng para Kapolres,” kata Idham di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Kapolri Jenderal ini lantas tak lupa mengingatkan semua Kapolres untuk tidak menjadi bagian permasalahan di daerah. Dia ingin program pembangunan daerah tidak terhalangi oleh apapun.

“Karena bukan rahasia umum, banyak juga Kapolres itu kalau minta proyek, nah ini masalah nih, berarti dia konspirasi. Kalau dia begitu, para gubernur, wali kota silakan hubungi saya, nanti saya carikan pemain cadangan,” kata Idham.

5 dari 6 halaman

Mengenal Sosok Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis

 /></p>
<p style=

Jendral Polisi Idham Azis, lahir di Kendari, 30 Januari 1963. Dia merupakan seorang perwira tinggi Polri yang kini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jendral Idham Azis ditunjuk untuk menggantikan Jenderal Polisi Tito Karnavian sejak 1 November 2019, lalu.

Liputan6.com/Angga Yuniar

Jenderal Polisi Idham Azis diketahui berpengalaman di bidang reserse. Bahkan, Idham Azis pernah menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri sebelum dirinya dilantik menjadi Kapolri. Salah satu hal yang patut dicontoh oleh Jenderal Polisi Idham Azis yaitu kesederhanaannya. Hal ini lantaran sejak dulu Jenderal Polisi Idham Azis telah dikenal sebagai sosok yang sederhana bagi keluarga dan orang terdekatnya.

“Meskipun sudah berpangkat bintang, Pak Idham kalau datang di Kendari tak pernah mau terlihat mewah,” ujar Rita, adik kandung Idham Aziz seperti dikutip dari Liputan6.com, Selasa (14/1).

Kekayaan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis

 /></p>
<p style=

Seperti pejabat negara lainnya, sebelum Jenderal Polisi Idham Azis dilantik menjadi Kapolri, dirinya harus melaporkan jumlah total kekayaan pada KPK. Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, jenderal yang kini menjabat sebagai Kapolri itu memiliki harta sebesar Rp5,5 miliar.

Dikutip dari laman laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), jenderal bintang tiga ini tercatat memiliki sembilan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kendari dan Depok. Keseluruhan bangunan dan tanah milik Idham Azis diketahui bernilai Rp3,4 miliar. Sementara, kas dan setara kas lainnya mencapai Rp834 juta. Untuk harta bergerak, Jenderal Polisi Idham Azis memiliki mobil Toyota Innova Venturer tahun 2017 dan Toyota Kijang Innova tahun 2016. Kedua kendaraan tersebut ditaksir senilai Rp730 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here